Sabtu, 04 September 2010

Bukan Merek Luar Negeri, Tapi Asli Lokal

Banyak loh gan merk indo yang dikira merk luar negeri. Orang indonesia mengira bahwa merk indonesia kualitasnya kalah dengan merk luar negeri. Tapi jangan salah loh gan, merk2 ini bukan bajakan, ini merk asli dengan kualitasnya tersendiri. Daripada beli barang bajakan dari luar negeri, mendingan beli merk indonesia yg kulitasnya jauh lebih baik daripada barang bajakan. Apalagi kualitasnya sudah terbukti dan menggunakan produk dalam negeri berarti mendukung kemajuan negeri sendiri. Langsung cekidot aja deh gan

Maspion


Iklan Maspion terkenal dengan ungkapan”Cintai produk-produk Indonesia!”. Maspion memang perusahaan lokal yang terkenal dengan produk alat-alat elektronik keperluan rumah tangga mulai dari setrika, blender, kipas angin sampai AC. Perusahaan yang berpusat di Surabaya ini memulai bisnisnya dari tahun 1960-an loh gan: dengan menghasilkan alat2 rumah tangga
Polygon
Pasti agan kenal dengan merek sepeda yang satu ini. Mulai dari sepeda gunung, sepeda mini, sepeda BMX, sampai sepeda lipat bisa dibuat oleh pabrik sepeda yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur ini. Soal kualitas, agan jangan mergukan. Banyak pengguna biasa sampai komunitas penggemar sepeda memakai produk lokal ini. Ane juga pake sepeda ini loh gan harga sepedanya ada yang sampai 10 juta–an waw

dari semuanya yg paling ga gw sangka Polygon gan, rupanya yg punya Polygon menjual di luar negeri dulu baru jual di dalam negeri, agak miris memang alasan dia mengambil taktik seperti ini, karena orang2 Indonesia cenderung lebih percaya sama ‘produk luar negeri’
Polytron

Mungkin saja di rumah kita punya tv, radio tape atau alat elektronik lain bermerk Polytron. Ini ternyata produk Indonesia looh gan! Pengalaman bikin elektronik, perusahaan ini ahlinya!. Perusahaan yang punya pabrik di kudus dan Semarang ini bisa dibilang sudah jaminan deh! Soalnya sudah sejak tahun 1970-an membuat televisi, dengan kualitas yang ga kalah sama luar negeri.
Byon

Perkembangan tekbologi ternyata nggak membuat bangsa kita jadi penonton. Byon ikutan hadir meramaikan tren komputer notebook. Dengan harga jual yang lebih murah, Byon bukan produk asal-asalan. Melainkan punya konsep yang cukup uni, yaitu komputer notebook yang bisadi-upgrade seperti komputer desktop. Kehadiran Byon mebuktikan bangsa kita juga mampu membuat produk berteknologi tinggi
Lea

Walaupun merknya berbau Amerika, tapi sebenernya ini produk Indonesia loh gan! Soal model dan kualitas, pasti sering kita lihat sendiri kalau Lea ga pernah minder berdiri sejajar dengan jenas merk2 lokal di mall manapun. Walaupun tampilannya seperti produk impor
Tomkins

Mulai dari sepatu olahraga, sepatu bola, sampai sepatu futsal, tersedia dalam merk ini. Soal ukuran, dari dewasa sampai anak2 tersedia. Agan tidak usah bingung kesannya namanya bule banget. Padahal sepatu Tomkins memang produk lokal gan
Bodypack dan Eiger

Kedua merk ini bernaung dalam satu induk perusahaan yang berpusat di Bandung. Kedua merk ini dikenal dengan produk tasnya. Bedanya Bodypack sekarang memfokuskan diri pada produk2 tas laptop dan tas gadget, sedangkan Euger setia pada produk2 berbau kegiatan berbau alam bebas. Kualitas Eiger memang sudah dikenal luas dikalangan penggiat alam bebas.
J.CO Donuts and Coffee

Tahun 2005, outlet pertama J.CO donuts ane coffe dibuka di Supermall Karawaci. Sejak itu J.CO terus mengembangkan sayap di berbagai mall diIndonesia. Dengan mengandalkan racikan donat dan kopi berkualitas internasional, perusahaan lokal dengan rasa internasional ini terus berkembang. J.CO bahkan ada di Malisya dan Singapura. Perusahaan ini dimili oleh Johhny Andrean
CFC

Restoran ayam goreng ini namanya Amerika banget gan. Padahal ini perusahaan lokal. California Fried Chicken pertama kali didirikan oleh Pioneerdo Gourment International Tbk, 13 Desember 1983, dengan nama California Pioneer Chicken. Tahun 1988 mengganti nama menjadi yang sekarang ini. Soal rasanya, nggak kalah kok gan dari restoran ayam asal Amerika
Hoka Hoka Bento

Hoka Hoka Bento merupakan restoran yang menyajikan makanan Jepang. pertama kali didirikan dibawah naungan PT Eka Bogainti. Dengan restoran pertama berlokasi di Kebun Kacang, Jakarta. Walaupun kelihatan seperti produk luar negeri, tapi ternyata Hoka Hoka Bento produk lokal loh gan! Kualitas makannya ga kalah sama makanan Jepang yang asli.

http://uniktapifakta.com

Obama Palsu Di Seluruh Dunia

Gara-gara demam Obama sedang melanda seluruh dunia, banyak orang yang narsis dan mengaku mirip dengan Presiden Amerika Barack Obama, ada yang mengatakan bahwa mereka-mereka mirip dengan Barack Obama oleh teman-temannya, dan ada juga yang tidak sadar kalau mereka benar-benar mirip dengan Barack Obama.


Berikut adalah beberapa orang yang mengaku dan diakukan sebagai orang yang mirip dengan Obama dari berbagai belahan penjuru dunia

1. Gerardo Puisseux



Dia adalah seorang wartawan online untuk sebuah situs TV Amerika Serikat berbahasa Spanyol, gara-gara banyak yang mengatakan dia mirip dengan Obama sehingga dia menjadi bintang disalah satu acara Reality Show di TV. (Bentuk dan raut muka memang agak mirip dengan obama, tapi muka tidak begitu mirip)

2 Nozomu Sato



Komedian asal jepang ini mencoba menjadi Obama supaya dikirim ke Amerika, dan dengan hal ini dia rela membuat warna kulitnya menjadi warna coklat biar dibilang Obama (Sepertinya tidak ada kemiripan sama sekali :D )

3. Michael Lamar



Dia dipekerjakan oleh Icon, sebuah agensi orang-orang ngetop asal Amerika. Hebatnya, kiprah Lamar sampai ke negera Prancis karena disewa oleh Black Associations Reprentative Committee Barack Obama (Sepertinya memang agak ada kemiripan )

4.Claudio Henrique Dos Anjos



Politisi asal Brazil ini sampai niat merubah namanya menjadi Barack Obama agar mendapatkan suara terbanyak dalam pemilihan Gubernur di Rio de Janiero (Politis di Indonesia juga sepertinya ada yang mencontoh prilaku perilakunya yach? )

5. Soultice



Produser hip hop asal Kolumbia ini memberikan foto-fotonya via internet sambil menyatakan bahwa dia mirip dengan Obama (apanya yang mirip yach?)

6. Ilham Anas



Ilham Anas adalah seorang Rakyat biasa yang berasal dari Indonesia, dan karena kemiripannya dengan Obama membuat Anas menjadi terkenal dan bahkan pernah membintangi iklan sebuah produk obat di Filipina. (mirip Sekali memang dengan Obama) (Ngobrolaja.com)

Di Balik Senyum Zakumi

DI BALIK kemeriahannya, Zakumi, maskot Piala Dunia 2010, seakan belum bisa membuat para pembuat nya tertawa atau setidaknya tersenyum. Pasalnya, Cosatu, kongres serikat buruh Afrika Selatan, mengemukakan bahwa Zakumi dibuat di Cina dengan mengeksploitasi habis-habisan  para pekerjanya.



News of The World (NoW), tabloid mingguan Inggris, menyebutkan para pekerja pabrik yang membuat Zakumi hanya dibayar sekitar US $ 3 atau Rp 28.000 per hari. “Anda bisa membelinya dengan mudah tapi mereka (pekerja pabrik) baru bisa membeli satu Zakumi setelah bekerja selama dua minggu,” tulisnya seperti dilansir Times Live, Januari silam. “Para pekerja di pabrik tersebut kebanyakan adalah anak muda.
Berpura-pura sebagai pembeli potensial dari Inggris, investigator kami mendapati kondisi yang sangat menyedihkan di pabrik Shanghai Fashion Plastic Products, 30 mil dari pusatkota,” NoW melanjutkan, David Lau, staf eksekutif perusahaan tersebut, mengatakan bahwa organiser
turnamen Afrika Selatan dan FIFA memberikan mereka kontrak untuk membuat 2,3 juta pernak-pernik piala dunia setelah mengunjungi pabrik sebanyak empat kali.
Sedikitnya selusin perwakilan datang dan menghabiskan waktu yang cukup banyak untuk memeriksa pabrik dan hasil produksinya. Mantan pekerja pabrik Shanghai Fashion Plastic Produk, Yu Ji Qing mengatakan bahwa pabrik pembuat Zakumi itu adalah pabrik terburuk diantara pabrik-pabrik yang ada. Terutama dalam hal pembayaran. “Mereka sangat ketat,” ujar Qing.
Lebih lanjut, Lau mengaku kepada NoW bahwa dia tidak tertarik dengan PiaJaDunia. Dia hanya tertarik pada uang. Menurut Lau, FIFA memaksa perusahaannya membayar 17 persen dari biaya grosir secara di muka. “Kami harus membayar jutaan dolar AS, tetapi kami adalah perusahaan besar dan kuat sehingga hal itu bukan menjadi masalah jika penjualan akan mendatangkan banyak uang bagi kami,” tegas Lau. ‘Kami mendapat pesanan sebanyak 300.000 buah untuk Swiss dan Afrika Selatan menginginkan 70.000 ribu lagi,” lanjutnya. Kala itu Lau mengaku perusahaannya telah menyelesaikan 30.000 Zakumi pesanan Afrika Selatan. Atas temuan itu, Cosatu menyimpulkan bahwa kisah tersebut menggambarkan sebuah keadaan yang mengerikan. Sepakbola telah dibajak sebuah perusahaan besar. Pekerja dan orang miskin yang telah mati-matian berusaha terpaksa terpinggirkan dari permainan yang sangat mereka Sukai yaitu sepakbola.(Tribun Jabar)

Lawan HIV dengan Pisang, Emang Bisa?

Penelitian mencari obat terbaik memerangi virus HIV tak pernah usai. Sebuah penelitian terbaru menemukan kimia alami dalam pisang dapat membantu melindungi wanita terhadap penularan seksual HIV.


Melalui tes laboratorium, peneliti AS menemukan sebuah senyawa kimia lektin yang diberi nama BanLec berpotensi menyamai dua obat HIV yang ada saat ini. Lektin, sebuah protein yang mengikat gula bisa mengidentifikasi dan menyerang virus dari luar. Cara kerjanya, lektin mengikat lapisan HIV-1 kaya gula gp120, dan Banlec memblok masuknya HIV ke dalam sel tubuh.

Para peneliti dari University of Michigan Medical School mengungkap hasil temuan BanLec bisa lebih murah dan sangat efektif sebagai komponen baru vagina mikrobisida. Laporan studi akan terbit dalam Journal of Biological Chemistry.

"Kendala obat HIV adalah virus bermutasi dan resisten, tapi hal itu lebih sulit terjadi saat virus HIV berhadapan dengan lektin," ungkap peneliti Michael D. Swanson seperti dikutip dari Healthday.

"Lektin mengikat gula di tempat berbeda pada lapisan HIV-1 dan diasumsikan akan bermutasi agar virus berada di sekitar mereka." (VIVAnews.com)

Janji ya, Gak Bakal Buang Makanan dan Air lagi!

ta -











  http://www.uniktapifakta.com

Mau Blog Anda Terkenal? Ini Rahasianya!

Mengapa menulis daring (online) perlu diulas? Mayantara adalah wilayah yang mahaluas dengan populasi situs yang begitu besar. Sebagai gambaran, NewsNetCraft mencatat ada 206.742 juta alamat situs web di Internet hingga Maret 2010. Jumlah ini tentu saja terus menanjak seiring dengan kemunculan situs-situs baru setiap hari.



Rata-rata waktu yang dihabiskan setiap orang di setiap situs berkisar 0,5-20 menit. Adapun lama rata-rata tiap orang membaca informasi di setiap situs berkisar antara tiga dan lima menit.

Dengan begitu banyak jumlah situs web sedangkan waktu untuk membuka satu per satu begitu terbatas, pengakses Internet harus memilih. Orang menyeleksi situs web mana saja yang perlu dibuka dan baca dalam waktu singkat. Toh, mereka harus mengerjakan aktivitas lain di luar membuka ranah mayantara.

Biasanya, orang memilih atau mencari informasi/tulisan di ranah maya dengan mengetikkan kata kunci di mesin-mesin pencari, seperti Google dan Yahoo!. Mesin pencari lalu menyodorkan daftar panjang berisi halaman situs web yang berisi kata kunci tersebut.

Konsekuensinya, para pembuat konten mesti bersaing agar terpilih di daftar teratas hasil pencarian mesin pencari itu. Mereka harus memakai kiat tertentu agar terpilih oleh Google atau Yahoo!, serta menyedot perhatian pembaca. Kunci untuk membuat mata pengakses mayantara melirik adalah memahami lalu menyediakan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Bagi penyedia konten berbentuk tulisan, ini berarti tantangan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan pembaca.

“Informasi seperti apa yang dibutuhkan pembaca, Mas?” tanya Mat Bloger.

Sebagai mana dalam jurnalisme, publik mencari informasi/tulisan yang mempunyai nilai. Dalam jurnalisme disebut nilai berita. Semakin tinggi nilai informasi, semakin besar minat orang membacanya. Adapun informasi yang bernilai itu bila menyangkut nama orang atau tempat terkenal. Misalnya nama artis, politikus, pejabat, dan tokoh masyarakat.

Sebuah informasi juga makin tinggi nilainya bila menyangkut isu hangat di masyarakat, misalnya tentang penyelewengan pajak, korupsi, skandal pesohor, dan seterusnya. Ringkasnya, masalah yang tengah dibicarakan publik.

Informasi itu juga makin bernilai jika dekat dengan segmen pembaca. Berita tentang banjir di Jakarta, misalnya, tentu akan lebih menyedot perhatian pembaca di ibu kota dibanding bencana longsor di Rwanda, Afrika.

Kabar tentang sesuatu yang unik, misalnya kambing berkaki dua, kubah masjid yang bisa terbang, juga akan membetot keingintahuan pembaca. Orang biasanya juga tertarik membaca tulisan-tulisan yang berisi tentang kejadian yang tak lazim, contohnya upacara bendera untuk menyambut Hari Kemerdekaan di dalam air atau fenomena munculnya “monster” di Pantai Ancol.

Segala hal yang berkaitan dengan seks juga memiliki daya pikat bagi sebagian pengakses Internet. “Seks” bahkan merupakan salah satu kata kunci yang paling banyak dicari orang di Internet. *waow,,*

Jangan abaikan pula informasi yang memberi manfaat kepada khalayak. Tulisan mengenai tip merawat mesin mobil, keamanan berkendara di jalan raya, umpamanya, juga dibutuhkan publik.

Dengan mengetahui informasi yang bernilai tinggi bagi orang ramai itulah para pembuat konten menyesuaikan diri ketika membuat tulisan. Mereka harus membuat artikel yang paling berpeluang dibaca orang, yakni tulisan yang mengandung informasi tentang orang/tempat terkenal yang dekat, seks, unik, dan memberi manfaat bagi pembaca. Semakin banyak unsur informasi yang bernilai tinggi dalam sebuah tulisan, makin besar peluangnya untuk dibaca. (tempointeraktif.com)